Recents in Beach

Mempartisi Hard Disk Menggunakan Mini Tool Partition Wizard

Mempartisi hard disk maksudnya adalah memotong, memecah, membelah, membagi ruang yang ada di hard disk menjadi beberapa bagian terpisah secara logical.

Mengapa perlu mempartisi hard disk? Biasanya dibutuhkan ketika kita membutuhkan ruang yang berbeda untuk sistem operasi kita, penyimpanan kita, dan sebagainya.

Salah satu software gratis yang bisa digunakan untuk partisi ini adalah Partition Wizard 10 untuk sistem operasi Windows.


Jika anda belum pernah melakukan partisi, saya sarankan untuk mem-backup data-data terlebih dahulu untuk mengantisipasi kesalahan yang mungkin terjadi.

Untuk mendapatkan software ini, download dari situsnya: https://www.partitionwizard.com/free-partition-manager.html

Lakukan instalasi seperti pada umumnya atau seperti para Next Generation (next2 aja sampai selesai). Kemudain jalankan. Akan muncul tampilan seperti ini, kemudian pilih Launch Application.


Maka akan terlihat hard disk yang ada. Di hard disk saya, ada partisi C dengan  97,2 GB dan selebihnya partisi Unallocated yang belim aktif dan belum memiliki file system.


Klik kanan pada partisi yang Unallocated, pilih   Create untuk membuat partisi baru.


Kemudian beri nilai (besaran) untuk partisi baru yang akan dibuat. Pada tulisan ini saya buat 120 GB sebagai Logical Partition, dengan File Systemnya NTFS, Drive Letter saya beri D, dan untuk partiton Label, bisa diberi sesuai yang anda inginkan.


Lakukan langkah sebelumnya untuk partisi lainnya, disini saya membuat 3 partisi lagi, 2 partisi untuk Linux dan satu lagi untuk drive E..


Jika sudah selesai dan sesuai keinginan dan kebutuhan kita, tinggal Apply dengan menekan tombol yang ada di kiri atas.


Tunggu prosesnya sampai selesai dengan menyeruput kopi dan sepotong singkong goreng.


Maka hasilnya sudah bisa di lihat, sesuai dengan apa yang kita kerjakan sebelumnya.


Partisi dengan file system EXT (khusus linux) tidak akan terlihat, hanya bisa diakses dan dilihat ketika kita membukanya menggunakan Linux atau dengan software tertentu.

Demikian, semoga bermanfaat.

Post a Comment

0 Comments