Recents in Beach

Nameera jalan-jalan ke Festival of Light dan Lampion Bengkulu

Beberapa hari yang lalu saya dan keluarga mengunjungi festival lampu yang diselenggarakan di Sport Center Bengkulu Pantai Panjang.

Itu kali pertamanya kami membawa Nameera untuk berjalan-jalan pada malam hari untuk melihat lampu dan air mancur warna warni, kebetulan cuaca pada malam itu cerah.

Cicik Uci dan Cicik Hikmah pada saat diajak mereka kebetulan sedang tidak mau, atau mungkin ada tugas atau malah sibuk main hago. Hahaha...

Jadi pada saat itu kami cuma bertiga yang pergi mengunjungi festival air mancur dan lampu yang ada di Sport Center.

Saat itu jam 07.30 sehabis Maghrib kami berangkat dari rumah yang ada di Kompi menuju Sport Center. Di jalan bundanya ngantuk dan Nameera-nya tidur, lalu sang ayah inilah yang mengendarai mobil sendiri. Jadi sepanjang perjalanan nggak ada obrolan, yang ada hanya musik, eh kalau tidak salah musik juga nggak ada karena flash disk yang berisi MP3 musik itu lupa dibawa padahal isinya kan lagu India semua.

Jadi bla bla bla bla bla bla akhirnya sampailah ke sport center dan langsung cari parkiran, dapatlah parkiran yang ada di seberang sport center di bawah lampu jalan pada saat itu, sambil membangunkan Nameera dan bundanya, kemudian langsung bikinkan susu 80, eh 90 mililiter untuk Namera kalau nanti laper.

Sip udah semuanya sudah dibuat sesudah bangunkan Nameera sama bundanya udah sekarang jalan sambil masangin gendongan pemberian Wak Abi.

Pas mau gendong Nameera, dia bangun karena denger ada yang berisik di sport center. Tiket masuknya  per orang Rp.  35.000. Nameera gratis karena masih bayi umurnya saja baru 5 setengah bulan.
Masuk ke area festival ada lampu yang banyak seperti taman-taman bunga seperti pohon-pohon dan seperti lampion yang ada di Jogja. Kalau dibandingkan dengan taman lampion yang ada di Jogja ini sih belum seberapa masih kecil sekali (khusus taman dan lampion), tetapi untuk air mancur (dancing water) ini yang bikin unik dan jadi daya tarik tersendiri.

Setelah berkeliling berfoto-foto sambil Nameera terus menendangkan kakinya karena senang, waktu itu menunjukkan pukul 08.30, sedangkan festival air mancur nya diselenggarakan 1 jam sekali pukul 08.00 pukul 09.00 pukul 10.00.

Jadi untuk menunggu setengah jam kami keliling ke area food courtyang menjual makanan, semuanya panggang memanggang atau bahkan membakar mulai dari sosis bakar tahu bakar bakso bakar dibakar semuanya dibakar untuk pembakarannya nggak dibakar.

Setelah lama mengamati akhirnya jatuh pilihan kami ke bakso bakar dan sostel sosis telur. Dipilihnya sosis telur dikarenakan saya tidak makan sosis dan dipilihnya bakso bakar dikarenakan istri saya tidak makan bakso, itu!.

Sambil keliling-keliling Nameera yang menggunakan topi kudanya (apa ya nama karakter kartunnya ini? lupa saya), seringkali disapa oleh para pengunjung yang lain, mungkin imut kali ya, cantik karena turunan dari kegantengan ayahnya dan kecantikan ibunya. Ya saya yakin sih demikian. Hahaha..

 
Selain itu juga Nameera ini tidak pelit sama senyum dan tawa,jadi setiap orang yang menyapa selalu dia ketawa dan senyum.

Balik lagi ke cerita foodcourt, uniknya di tempat makan di sudut tempat makan yang menjual bakar-bakaran tadi banyak meja dengan kursi yang sedikit. Lebih banyak meja bahkan dibandingkan dengan kursi, jadinya mau tidak mau saya harus keliling-keliling mencari kursi yang sedang nganggur.
Pada saat itu ada kursi yang sedang nganggur diantara beberapa orang, tapi ketika saya mau ambil katanya itu sudah ada yang punya oke saya cari yang lain.

Ketemulah dua kursi yang tidak ada pemiliknya. Saya bawa ke meja di mana istri saya sedang menunggu. akhirnya kami makan sosis dan bakso tersebut. Setelah selesai kami menuju ke tempat dimana air mancur itu berada.
Kebetulan jam menunjukkan hampir pukul 09.00 jadi sebentar lagi air mancur itu segera dimulai. Saat menuju ke tempat air mancur berada, kami melihat kursi-kursi yang tadi tidak ada di tempat makan, ya ternyata banyak orang yang mungkin tidak kuat untuk berdiri menyaksikan lampu, bajigur tenan!
Mungkin ada puluhan kursi yang ada disana digunakan oleh mereka untuk duduk sambil menyaksikan air mancur. Padahal memang tidak ada kursi yang disediakan untuk nonton, harus berdiri. Salut sekali kepada orang-orang yang membawa kursi tersebut ke sana, bisa dikatakan mereka adalah orang-orang pilihan dengan pemikiran terbatas.

Akhirnya festival air mancur dimulai total ada 3 lagu yang diputar mengikuti alunan atau gerakan air mancur. kebanyakan dari pengunjung seolah jadi wartawan mereka mengabadikan semua momen, ya mulai dari awal sampai akhir sedangkan kami hanya penikmat air mancur.

Nameera nampaknya senang sekali melihat air mancur dengan cahaya warna-warni serta musik-musik yang ada yang menambah semarak atraksi air mancur tersebut.

Sejumlah 3 buah lagu habis mengiringi penampilan dari air mancur tersebut dan selesai sudah dengan 3 lagu itu. Air mancur akan diputar lagi 1 jam mendatang bagi yang ingin pulang langsung pulang, bagi yang memang masih betah tinggal di sana mereka akan menunggu dan menikmati air mancur 1 jam ke depan.

Akhirnya selesai, kami pulang menuju parkiran Nameera masih tendang-tendang kaki karena senang sambil masih sesekali kami berfoto mengabadikan kegiatan kami malam itu.

Itulah tadi ceritanya perjalanan Nameera jalan-jalan di malam hari, melihat festival air mancur dan taman taman bunga serta lampion yang ada di sport center. Festifal ini akan segera habis dalam beberapa hari kedepan. Dokumentasi untuk foto-foto berasal dari kamera bunda dan kamera ayah sedangkan video dari Youtube.


Post a Comment

0 Comments