Kerja Kerja Kreatif

Tulisan ini dikutip dari status Facebooknya Bapak Rudy Syncore. 

Sedikit mau bongkar mitos tentang kerja-kerja kreatif dan di akhir ada tips untuk 2021.

  1. Kerja kreatif itu butuh struktur. Batasan-batasan struktur itulah yg memicu muncul ide kreatif. Layaknya pelukis yg dibatasi bidang kanvas. Dia harus memilih ide apa yg harus dilukiskan ke kanvas itu. Jadi kreatif bukanlah sebebas-bebasnya. Kebebasan dalam kehimpitan, itulah yg menjadikan proses kreatif jadi menarik.
  2. Proses kreatif mulai dari abstraksi sampai bentuk jadi yg bisa dipahami umat manusia lain. Abstraksi adalah bayangan di otak kita. Bayangan itu secara umum dipicu dari refleksi atas pengalaman-pengalaman kita. Jadi tidak bisa juga orang tiba-tiba kreatif kalau dia tidak memiliki banyak paparan "pengalaman". Pengalaman saya kasih tanda kutip, karena tidak harus "mengalami sendiri secara langsung". Bisa dengan imajinasi "seolah-olah mengalami" dari hasil membaca atau mendengarkan cerita orang lain.
  3. Proses abstraksi ini tidak akan bernilai apa-apa, kecuali dituangkan ke media yang bisa ditangkap panca indera. Bisa jadi tulisan, gambar, irama atau video.
  4. Proses kreatif ini berhasil ketika pencipta bisa mengirimkan suatu pesan yang dapat diterjemahkan oleh pihak yang disasar.
  5. Mengapa judulnya kerja-kerja kreatif, karena proses untuk refleksi, abstraksi, visualisasi dan komunikasi ini adalah proses yang panjang dan butuh disiplin tinggi. Pekerjaan ini sangat melelahkan, butuh energi tinggi dan jeda-jeda yang panjang.
  6. Hal yang sering ditangkap di permukaan adalah orang-orang kreatif yang eksentrik, baik penampilan atau gaya hidupnya.
  7. Semua orang superkreatif dari Da Vinci dan Steve Jobs memiliki habituasi.
  8. Mereka membentuk suatu struktur untuk mewadahi ide-ide mereka.
  9. Salah satu struktur itu adalah membentu ritual pagi. Mereka selalu bangun di jam yang sama dan melakukan kegiatan yg sama persis setiap hari.
  10. Salah satu ritual Steve Jobs setiap pagi adalah bercermin dan bertanya pada dirinya " kalau hari ini adalah hari terakhir dalam hidupku, apakah aku akan melakukan hal yang sama seperti kemarin?"
  11. Tahun 2020 memaksa kita melakukan refleksi ulang, abstraksi ulang, visuali ulang dan komunikasi ulang.

"Apakah kita akan melakukan hal yang sama dengan yang kita lakukan di sebelumnya di 2021"

 Demikian.

0 Comments

Posting Komentar

Mari komentar dan berdiskusi...